Sabtu, 03 Desember 2011

Overgeneralisasi = Membuat Simpulan LEBAY!

Pada sabtu yang cerah ini, mudah-mudahan teman-teman semua dalam keadaan sehat. Pagi tadi tiba-tiba terbersit sebuah gagasan untuk membuat tulisan yang bertema overgeneralisasi. Gagasan ini muncul karena seringnya aku membaca tulisan, baik berupa status dan komentar pada facebook; tweet pada twitter; maupun tulisan-tulisan lain pada media cetak, dan mendengar secara langsung simpulan terhadap hal-hal tertentu yang tidak didukung oleh data-data yang akurat.

Overgeneralisasi adalah salah satu jenis kekeliruan berpikir seseorang yang mencoba untuk membuat simpulan berdasarkan data-data parsial (sebagian). Overgeneralisasi juga dikenal dengan bahasa yang lebih keren sebagai Fallacy of Dramatic Instance. Karena kata "lebay" sudah ada di jaman sekarang, aku mengistilahkan overgeneralisasi sebagai membuat simpulan lebay (berlebihan). Aku tidak tahu dari bahasa mana kata "lebay" ini muncul, tapi nampaknya istilah yang berarti berlebihan ini sudah sangat populer di kalangan anak muda Indonesia beberapa tahun belakangan ini.

Overgeneralisasi muncul karena beberapa faktor, baik dari dalam diri seseorang (internal), maupun dari pengaruh lingkungan (eksternal). Faktor dari dalam diri sangat dipengaruhi oleh tingkat kedewasaan seseorang. Semakin dewasa seseorang, semakin ahli membuat simpulan, yang tentu saja didukung oleh data-data yang akurat, up to date, dan terpercaya, serta disampaikan berdasarkan pola pikir yang runut dan logis. Seandainya pun ada data-data yang "belum matang", tidak akan digeneralisasikan menjadi sebuah simpulan. Rasa sakit hati bisa juga memicu kekeliruan berpikir jenis ini. Misalnya saja, seorang cewek yang baru saja putus cinta dengan kekasihnya mulai mengeluarkan unek-unek kepada teman curhatnya seperti ini, "Semua cowok sama aja, semuanya penipu!! Gak ada cowok setia di dunia ini!!" Dahsyat kan kata-katanya?! Overgeneralisasi seperti itu muncul lebih dikarenakan faktor intern. Pandangan tentang 1 (satu) orang bisa membias kepada semua cowok, bahkan semua cowok di dunia ini, walaupun sang cewek belum tentu pernah bertemu semua cowok di dunia ini.

Overgeneralisasi karena faktor dari luar diri lebih dikarenakan oleh penularan simpulan seseorang yang diterima begitu saja tanpa analisis lebih lanjut. Simpulan-simpulan tersebut dapat berbunyi seperti ini, "Kamu ini kan lahirnya hari jumat kliwon, pasti gak cocok kerja di air!", "Kamu kan sering kalah maen futsal, berarti kamu gak bakat di olahraga ini. Lebih baik tekunin bidang lain aja!", "Semua orang Solo pasti kalem dan pendiam!", "Orang-orang berbintang Libra itu selalu ribet dan banyak pertimbangan!", "Cewek cantik pacarnya pasti gak terlalu ganteng!", "Anak bungsu itu pasti manja dan banyak maunya!", "Orang-orang Jakarta materialistis!", "Aku memang lahir sebagai pecundang karena tidak pernah menang dalam hal apapun!" Dan masih banyak lagi contoh kalimat yang lahir dari kekeliruan berpikir jenis overgeneralisasi.

Kata-kata seperti tersebut di atas bisa sangat memengaruhi sikap dan sifat kita. Kata-kata yang tertanam kuat di pikiran dan mulai masuk ke dalam belief system menjadi dasar perilaku keseharian. Oleh karenanya, berhati-hatilah dalam menerima nasihat dan menanggapi sesuatu. Terima yang baik-baiknya saja. Bukan hanya orang-orang yang lahir di hari jumat kliwon yang tidak cocok kerja di air, tapi kita semua tidak akan pernah cocok karena kita bukan ikan. Kalah dalam beberapa pertandingan olahraga lebih disebabkan oleh kurangnya latihan, bukan karena tidak adanya bakat. Dan masih banyak lagi pernyataan yang bisa membantah kekeliruan kalimat-kalimat di atas. Yang terpenting dari semua adalah teruslah belajar agar kita semakin mahir menarik simpulan dan mengambil hikmah dari setiap peristiwa yang terjadi dan kita alami, serta menjadikannya motivasi dan inspirasi dalam menjalani hidup, bukan untuk melemahkan orang lain, atau bahkan diri sendiri.
Selamat beraktivitas di sabtu pagi yang cerah ini. Semoga kebaikan datang dari segala penjuru.



Surabaya, 3 Desember
Gambar diambil dari : ikanbelo.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar